Rapat Evaluasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Menjelang Pilkada 2020

Rapat Evaluasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2020 digelar di Aula Bina bangsa Kantor Gubernur Kaltim pada hari selasa tanggal 02 desember 2020 pukul 08.00 s/d selesai.

Hadir dalam acara tersebut adalah anggota Tim Terpadu seluruh Kab/kota se Kalimantan timur. Sementara narasumber adalah Yudha Pranoto ( Kepala pelaksana BPBD Kaltim) dan Akp Imanuel Teguh Budi Santoso ( Wakasat  Intel Polresta Samarinda,). Sementara sebagai moderator adalah A. Firdaus Kurniawan(Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol kaltim)

Akp Imanuel Teguh Budi Santoso mengatakan  Rapat Evaluasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2020 bertujuan untuk menjalin sinergitas semua unsur, guna memelihara stabilitas keamanan di Kalimantan Timur menjelang pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti.

Bukan saja pihak pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat dalam mendukung terciptanya keamanan menjelang pilkada serentak mendatang.

Akp Imanuel Teguh Budi Santoso kembali menjelaskan hingga saat ini, kondisi keamanan menjelang Pilkada masih aman dan kondusif, dan berharap semua pihak jangan lengah dan tetap waspada, karena tidak menutup kemungkinan konflik kecil akan dapat mengganggu terciptanya kondusifitas jelang pilkada mendatang.

Apabila terjadi permasalahan sekecil apapun, segera koordinasikan untuk diselesaikan dengan baik, dan saya harap segera tuntaskan agar tidak semakin meluas.

Sementara itu Yudha Pranoto mengatakan jika pilkada kali ini beda dengan pelaksanaan pilkada pada tahun-tahun sebelumnya. Karena pada pilkada 2020 bersamaan dengan adanya pandemic Covid-19 dan pelksanaan pilkada kali ini menerapkan protocol Kesehatan.

BPBD juga telah membentuk Tim yang terdiri dari TNI, POLRI dan dinas-dinas terkait untuk mengawal proses pelaksanaan pilkada agar tetap mematuhi protocol Kesehatan agar nantinya tidak menimbulkan claster baru dan tidak memperluas penyebaran virus covid-19.

“Dengan adanya rapat evaluasi ini, akan membangun sinergitas antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah agar setiap ada gejala konflik di masyarakat secepat mungkin dapat kita atasi, dan pandemic covid-19 dapat kita lalui” (bmb_kesbang)

Add Comment