Sosialisasi Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020

Badan Kesbangpol provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi inpres no.2 tahun 2020 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. yang bertemakan “sinergi dinamis antar elemen pemerintah daerah dalam rangka penyelarasan rencana aksi daerah di provindi kaltim”.

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Kesbangpol kab/kota se Kaltim yg berjumlah sekitar 50 org. Acara dilaksanakan tanggal 10 desember 2020 yg bertempat di Aula Bappeda Kota Balikpapan.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga di hadiri oleh narasumber adalah sidik, SE, M.Si ( sekretaris Badan Kesbangpol Prov. Kaltim) dan Brigjen Pol Drs. Imam sumantri, M.Si (kepala BNNP Prov. Kaltim) dan sebagai moderator adalah kepala Kesbangpol Kota Balikpapan bapak i Ketut Rasna.

Acara dibuka oleh ketua panitia bapak  Ismed Indah SE, M.Si (kepala bidang ormas, ekonomi, sosbud). Ismed indah melaporkan bahwa di Kesbangpol Provinsi sdh menyusun rencana aksi P4GN. dan menghimbau kepada Kesbangpol kab/kota se Kaltim agar secepatnya membentuk Timdu P4GN agar di daerah Kalimantan Timur zero narkoba.

Sementara itu kepala BNNP Prov. Kaltim menjelaskan bahwa indonesia merupakan daerah pasaran narkoba, karena letak geografis yg strategis untuk perdagangan nasional. Sementara itu daaerah kaltim merupakan daerah transit bagi penyebaran narkoba maka dari itu kita harus harus waspadai.

Lebih lanjut kepala BNNP menjelaskan bahwa indonesia sudah dinyatakan darurat narkoba karena tiap harinya terdapat lebih dari 30 org meninggal karena narkoba. Kepala BNNP juga mengatakan dari data yang ada, pengguna narkoba di indonesia 70% berasal dari usia diatas 30 thn yang 59% nya berasal dari pekerja swasta.

Sementara itu Sidik menjelaskan bahwa dari 10 kab/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, baru ada 1 Kabupaten yang sdh memiliki regulasi P4GN. Sementara 6 kab/ kota masih tahap penyusunan dan 3 kab/kota sudah masuk dalam tahap audiensi dan penetapan.

Sekretaris Kesbangpol juga menghimbau bahwa untuk menciptakan daerah Kalimantan Timur yang bebas narkoba, perlu peran serta masyarakat dan pemda. Serta diharapkan bagi Kebangpol kab/kota yang hadir agar bisa mendorong para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan smua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas narkoba karena narkoba sangat merugikan dan bisa menghancurkan masa depan bangsa Indonesia. (bmb_ksb)

Add Comment