Kemenhan Gelar Sosialiasi Bela Negara di Bontang

Ratusan pekerja dari berbagai perusahaan dan profesi di Kota Bontang, Kalimantan Timur berkumpul di ballroom Hotel Tiara Surya Bontang, Kamis (12/3/2020).

Mereka hadir mengikuti Sosialisasi Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerjaan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia.

Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Pothan) diwakili Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI Jubei Levianto mengungkapkan dasar hukum bela negara tercantum dalam UU 1945 pasal 27 ayat 3, yang menyebut setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

“Membela negara di arena prestasi maupun perang,” katanya.

Ia pun mengurai spektrum bela negara yang bisa dilakukan dengan memulai hubungan baik sesama warga negara, sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata, baik dalam bentuk ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya maupun musuh bersenjata.

“Esensinya tak lepas bersikap, berbuat dan bertindak yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia pun membeberkan 5 nilai bela negara, yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setiap pada pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban dan memiliki kemampuan awal bela negara.

Selain itu pengabdian dilakukan sesuai dengan profesi masing-masing warga negara. Kendati demikian warga negara diminta siap membanti TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

Tanggung jawab bela negara berada di pundak seluruh warga negara Indonesia.

“Bela negara bukan wajib militer. Ini hak warga negara mempertahankan eksistensi bangsa, sesuai dengan statusnya masing-masing. Tak mesti dipahami memanggul senjata atau hal berbau milterisme. Lakukan yang terbaik sesuai dejgan profesi masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pembelaan negara diwujudkan dengan cara demokratis berdasarkan kesamaan cara pandang guna mewujudkan ketahanan nasional yang dapat menjadi daya tangkal bangsa terhadap kompleksitas ancaman.

“Kemenhan berharap dapat terbangun karakter bangsa, untuk berkontribusi demi negara. Sesuai kapasitas profesi masing-masing.

Juga dapat berperan sebagai duta yang mengharumkan. Bontanh diharapkan jadi rule model dari garda depan, mensosialisasikan nilai-nilai bela negara,” ungkapnya.

Untuk diketahui, hadir juga Walikota Bontang Neni Moerniani, anggota DPRD Bontang beserta jajaran Forkominda Kota Bontang.

(TribunKaltim.co/Fachri)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Kemenhan Gelar Sosialiasi Bela Negara di Bontang, Brigjen TNI Jubei: Tak Mesti Panggul Senjata, https://kaltim.tribunnews.com/2020/03/12/kemenhan-gelar-sosialiasi-bela-negara-di-bontang-brigjen-tni-jubei-tak-mesti-panggul-senjata.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Adhinata Kusuma

Add Comment