Rapat Persiapan Tahapan Pilkada 2020

Badan Kesbangpol Prov. Kaltim menyelenggarakan kegiatan Rapat Persiapan Tahapan Pilkada Tahun 2020 di Ruang Kersik luwai Kantor Gubernur , Selasa 22 Juni 2020. Kegiatan ini diikuti peserta dari seluruh kepala Kesbangpol se-Kaltim.

Plh. Kepala badan Kesbangpol Prov. Kaltim (Deni Sutrisno) meminta jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim untuk mampu berperan aktif mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Serentak Desember 2020 mendatang.

“Jajaran Kesbangpol harus bisa menjadi motor penggerak. Sebanyak 9 daerah akan turut serta pada pelaksanaan PIlkada 2020 yang akan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat pada setiap tahapannya,” ujar Plh. Kepala badan Kesbangpol Prov. Kaltim (Deni Sutrisno) pada rapat koordinasi yang diikuti oleh Kaban Kesbangpol dari seluruh kabupaten/kota se Kaltim.

Dengan adanya ketentuan tatanan normal baru yang bebas Covid-19 akan ada banyak yang harus dikoordinasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Deni sutrisno mencontoh adanya penyesuaian jumlah TPS yang semula maksimal 800 pemilih menjadi 300 – 500 orang pada satu TPS sehingga otomatis ada penyesuaian jumlah TPS dari Pilkada sebelumnya. Selain itu juga ada tambahan pengadaan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib disediakan pada penyelenggaraan Pilkada Serentak kali ini.

Perubahan ini tentunya harus secara masif disosialisasikan baik kepada perangkat pemerintah di daerah dan terutama kepada masyarakat yang akan terlibat langsung pada pelaksanaan pilkada ini.

“Kami minta Kesbangpol menjadi inisiator dalam membangun koordinasi dan komunikasi di daerah, agar dapat segera diinventarisir seluruh kebutuhan pelaksanaan pilkada mendatang,” tegasnya.

Komunikasi aktif melibatkan Kepala Daerah, DPRD dan dinas terkait untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan Pilkada meski pada saat yang bersamaan tengah menghadapi Pandemi Covid-19.

Untuk itu Deni sutrisno menghimbau seluruh daerah yang akan melaksanakan Pilkada untuk mulai melaksanakan rapat koordinasi persiapan termasuk memeriksa anggaran yang tersedia dan apakah masih dimungkinkan adanya perubahan kegiatan guna menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19.

Ia memastikan Pilkada serentak akan melibatkan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing daerah guna memastikan penerapan protokol kesehatan dan memastikan penyelenggaraan pilkada aman bagi masyarakat dan bagi penyelenggara yang terlibat.

Add Comment