Keterlibatan Oknum ASN dan Politik Uang Jadi Perhatian di Pilkada Kaltim

Samarinda (18/1) – Keterlibatan oknum ASN sebagai tim atau berapiliasi dengan Parpol pengusung untuk memenangkan salah satu Paslon, menjadi perhatian. Termasuk kemungkinan terjadinya politik uang yang kerap terjadi pada saat kampaye dan menjelang pencoblosan.
Hal itu dikatakan anggota Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung saat melantik 59 Anggota Panwaslu tingkat Kelurahan se Kota Samarinda sebagai kelengkapan pengawasan pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, di Hotel Radja, Rabu 17/1).
“Panwaslu Kelurahan merupakan ujung tombak pegawasan yang berada digaris depan untuk mendukung sukses Pilkada tahun ini, sebagai momentum untuk menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019,” kata Galeh.
Dia minta anggota Panwaslu di Kelurahan tidak perlu ragu bertindak dan melaporkan berbagai pelanggaran di lapangan, sepanjang buktinya lengkap dan kuat maka selayaknya dilakukan tindakan sesuai dengan kewenangan yang dimilki.
Selain Panwaslu Kelurahan di Samarinda, enam kabupaten/kota di Kaltim juga telah melakukan pembentukan dan pelantikan lembaga yang sama , yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Paser (santos/nif)

Add Comment