Sosialisasi Permendagri nomor 12 tahun 2019 Tentang Pencegahan & Pemberantasan Narkoba

SAMARINDA, Penyalahgunaan narkoba di Kaltim telah sangat memprihatinkan dan merugikan bangsa dan negara baik dari sisi moril maupun materil, bahkan telah merenggut banyak korban jiwa. Permasalahan narkotika juga merupakan salah satu permasalahan global yang selalu menjadi perhatian serius Negara-negara di seluruh dunia. Hal ini karena kondisinya yang sampai saat ini belum mampu ditangani dengan baik dan cenderung mengalami peningkatan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Masalah penyalah gunaan Napza sangat komplek sehingga memerlukan pendekatan yang komprehensif, multidisiplin ilmu dan lintas sektoral serta pelibatan masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa Kaltim pada saat ini menempati urutan ke 5 di tingkat nasional. Tindak pidana narkotika bersifat transnasional yang dilakukan dengan menggunakan modus operasi yang tinggi, teknologi canggih, didukung oleh jaringan organisasi yang luas, dan sudah banyak menimbulkan korban terutama di kalangan generasi muda penerus bangsa, yang jika dibiarkan akan sangat membahayakan kehidupan bangsa dan negara,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kaltim Bapak Yudha Pranoto pada Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di Hotel MJ Samarinda, Senin (28/10/2019).

Pada kesempatan ini, Kepala Badan Kesbangpol menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi Peraturan menteri Dalam Negeri nomor 12 tahun 2019.

“Marilah kita tingkatkan kebersamaan dalam perjuangan menyelamatkan dan melindungi Bangsa Indonesia dari ancaman kejahatan narkotika,” pungkasnya.

Add Comment