“Split-Ticket Voting” Kemungkinan Tak Terjadi

Pemilu 2019, akan berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Sebab pemilu 2019, bakal menggabungkan pemilu legislatif dengan pemilihan presiden dalam satu waktu. Maka, kecil kemungkinan terjadi dalam pemilu 2019 akan terjadi fenomena split-ticket voting seperti yang terjadi dalam pemilu sebelumnya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Ciputat, Andi Syafrani, di Jakarta, Rabu (14/11). Menurutnya, split-ticket voting adalah fenomena politik di mana pemilih membagi pilihannya di antara beberapa pemilihan. Misalnya antara pemilu legislatif dan pemilu presiden. Fenomena begitu terasa dalam pemilihan presiden langsung yang pertama kali digelar yakni pada tahun 2004.

“Coat-tail effect atau efek ekor jas akan saling berpengaruh terhadap pemilih yang mungkin bisa mengalami split ticket voting. Tapi karena waktunya serentak, dan ditambah situasi Pilpres yang cenderung lebih emosional maka kemungkinan split ticket voting relatif jauh lebih kecil,” kata Andi.

Add Comment